Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi karawitan./istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Eksistensi kearifan lokal Bantul terus diperkuat. Salah satunya melalui berbagai perlombaan yang digelar Pemkab Bantul.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Isdarmoko mengatakan beberapa perlombaan tersebut di antaranya adalah macapat, karawitan, pidato bahasa Jawa, dan jemparingan. Aneka perlombaan itu, kata dia, menyasar kalangan guru dan siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bantul.
“Perlombaan ini merupakan bagian dari pengembangan pendidikan berbasis kearifan lokal dan hak-hak anak," kata dia seusai pembukaan Lomba Macapat di Pendopo kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul, Manding, Kecamatan Bantul, Senin (21/10/2019).
Isdarmoko mengatakan masing-masing jenis lomba diikuti 17 kelompok dari guru dan siswa di 17 kecamatan. Dia mengatakan kegiatan penguatan kearifan lokal dalam pendidikan sudah dimulai sejak 11 tahun lalu dan terus dikembngkan hingga kini. Bahkan rencananya jenis perlombaan akan ditambah.
Tidak hanya dalam bentuk kegiatan, dinasnya juga berupaya melengkapi semua sekolah dengan fasilitas yang menunjang berkembangnya kearifan lokal. Salah satunya adalah alat musik tradisional seperti gamelan.
Menurut dia semua sekolah di Bantul, terutama SD dan sekolah menengah pertama (SMP) harus memiliki peralatan penunjang pengembangan kearifan lokal.
Saat ini, baru ada 100 sekolah yang memiliki gamelan. Untuk itu dia mengimbau kepada sekolah untuk menganggarkan sendiri pengadaan gamelan melalui anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS), "Kalaupun belum bisa, bisa kerja sama dengan sekolah atau sanggar terdekat sebagai ajang latihan bagi siswa," kata mantan Kepala SMAN 2 Bantul itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.